Ahsan Takhir, Si ‘Hacker Putih’ Yang Tak Jahat Dari Pakistan

Ahsan Takhir, Si ‘Hacker Putih’ Yang Tak Jahat Asal Pakistan, AndroidSeluler.com ~ Hacker bernama Ahsan Tahrir  remaja 13 tahun asal Karachi, Pakistan ini telah menemukan berbagai macam celah keamanan sistem komputer di berbagai perusahaan besar. Untung saja Ahsan Tahrir tak berniat jahat. Dia adalah Si Hacker putih alias ethical hacker yang mencari kelemahan sistem lalu memberitahukan ke perusahaan terkait supaya diperbaiki. karena jasanya tersebut, dia mendapat imbalan berupa uang.

program bug bounty atau Mekanisme pelaporan celah keamanan oleh pihak luar tersebut sudah jamak diterapkan perusahaan-perusahaan teknologi di AS. Penemu bug akan diberi hadiah apabila menemukannya. Di ranah bug bounty ini banyak perusahaan-perusahaan teknologi yang pernah dibantu oleh Tahir si ‘Hacker Putih’ termasuk para raksasa seperti Google dan Microsoft.

Tahir belajar secara ortodidak, karena kedua orang tuanya tidak memiliki latar belakang teknologi. Tahir awalnya tidak pernah tahu tentang peretas komputer. Ketertarikan nya terhadap dunia hacking berawal ketika situsnya sendiri menjadi korban peretas.  Tahir kemudian menemukan situs yang menerangkan bahwa seorang hacker bisa mendapat bayaran dengan meretas situs perusahaan, kemudian melaporkan celah keamanan yang ditemukan tersebut.

Diusia yang masih belia Tahir kini menjadi seorang rising star di industri cyber security. Casey Ellis, pendiri dan CEO perusahaan crowdsourcing sekuriti Bugcrowd, mengatakan bahwa remaja seperti Tahir adalah pejuang masa depan diranah keamanan digital. Program bug bounty kini sudah banyak digelar oleh banyak perusahaan, mulai dari apple hingga Pentagon. Maklum saja Hacker luar biasa bisa memberikan masukan tentang celah keamanan yang luput dari pengamatan tim keamanan internal perusahaan. Besar hadiah yang ditawarkan bermacam-macam tergantung kebijakan perusahaan dan tingkat kegawatan bug. Rentangnya bisa antara 50 dollar AS sampai 350.000 dollar AS.

Tahir Biasa Hacking selama 6 jam Setiap hari usai sekolah, setelahnya dia menerjakan PR. Penghasilan dari berburu bug terbilang besar. dibandingkan dengan remaja seusianya, Bahkan dia bisa membeli iPhone 7 dan sedang menabung untuk membeli mobil. Rencana mobil akan ia beli setelah usianya genap 18 tahun dan memiliki SIM.

Baca juga:

Usia Tahir yang masih belia kadang menjadi kendala dalam mengikuti program bug bounty. Microsoft, misalnya menetapkan usia 14 tahun buat hacker yang ikut serta. Dia pun baru bisa menarik bayaran 500 dollar AS dari Microsoft pada Juli mendatang saat dia genap berusia 14 tahun. [AndroidSeluler/Bw]

You May Also Like

About the Author: Sr. Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *