Ini Penyebab Utama Smartphone Meledak, Cek HP-mu Sekarang!

AndroidSeluler.com ~ Pastinya anda sudah tahu bahwa hampir semua produk gadget seperti smartphone, laptop, kamera, dan lainnya saat ini baterai jenis Lithium-ion  sebagai sumber daya utamanya. Selain karena sangat efisien sehingga dapat membuat laptop dan perangkat elektronik lainnya bertahan seharian dalam kondisi menyala, juga karena kecepatannya dalam mengisi dayasudah tidak diragukan lagi.

Masih ingat kasus beberapa smartphone dari vendor terkenal yang meledak? Ternyata insiden itu terkait dengan baterai Lithium-ion yang digunakan. Lalu mengapa bisa terjadi? Berikut beberapa kemungkinan yang menyebabkan baterai Lithium-ion dituding sebagai faktor utamapenyebab ledakan pada beberapa ponsel tempo hari.

Sebenarnya, baterai Lithium-ion sangatlah berbahaya loh. Di dalamnya terdapat pencegah atau pembatas hubungan arus pendek yang sangat tipis dan berpori, terbuat dari polypropylene yang menjaga elektroda supaya tidak bersentuhan. Jika pembatas itu rusak, maka elektroda akan beradu dan baterai akan menjadi sangat panas dan menyebabkan elektrolit menjadi terbakar. Terutama bila tercampur dengan oksigen. Belum lagi cairan elektrolitnya dapat membakar kulit bila tersentuh.

Maka kami akan membahas tentang penyebab utama smartphone meledak sebagai berikut:

1. Cacat Produksi

Banyak produk baterai Lithium-ion yang dibuat dengan tidak memiliki cukup ruang antara pelindung baterai dan elektroda. Baterai juga kurang terisolasi dengan baik sehingga rentan terhadap terjadinya hubungan arus pendek.

2. Cacat Desain

Sebagian besar gadget saat ini dirancang untuk menjadi lebih ramping akhirnya berdampak pada baterai, terutama jika cell berkapasitas tinggi dikemas ke dalam bodi yang kecil. Tekanan dari hardware di sekitar baterai dapat menyebabkan kerusakan pada elektroda atau pemisah dan menyebabkan hubungan arus pendek.

Ventilasi yang tidak memadai atau manajemen termal yang salah dapat menyebabkan elektrolit yang mudah terbakar di dalam baterai memanas. Setelah terlalu panas, reaksi kimia dapat menyebabkan pemanasan menjadi tidak terkendali dan sering berakhir dengan ledakan atau kebakaran  setelah tercampur dengan oksigen.

3. Pemakaian Jangka Panjang

Walaupun gadget dirancang dengan baik, pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan, seperti sumber listrik yang tidak stabil. Cara terbaik untuk mengetahui apakah baterai anda rusak adalah jika terlihat kembung yang juga menciptakan tekanan yang dapat memicu kebakaran.

Sayangnya, kebanyakan ponsel saat ini memiliki baterai built-in sehingga sulit dideteksi. Namun Jika gadget anda terasa tidak normal dan panas ketika disentuh, sebaiknya berhati-hati dan langsung bawa ke service center untuk pemeriksaan.

4. Charger yang Bermasalah

Sebaiknya berpikir dua kali jika hendak membeli charger yang murah dan tidak jelas merknya jika anda meninggalkan charger anda di rumah. Ada alasan mengapa beberapa dari charger tersebut dijual dengan harga yang sangat murah.

Untuk menekan harga, perusahaan yang membuat charger sering berhemat pada isolasi dan melewatkan fitur manajemen daya. Hal ini dapat menyebabkan hubungan arus pendek listrik, charger meledak, atau handphone anda terbakar.

5. Tekanan Industri dan Persaingan

Demi mendapatkan keuntungan lebih, banyak pabrikan yang membuat baterai dengan menggunakan material yang tidak sempurna dan mengabaikan quality control yang baik. Pada akhirnya hal tersebut menyebabkan kerusakan internal pada baterai.

Baca juga :

Itu lah mengapa baterai dituding sebagai penyebab meledaknya beberapa smartphonetempo hari. Sudah tahu kan sekarang? Kalau begitu anda harus lebih berhati-hati, terutama kalau merasakan smartphone anda panas. Segera lakukan pengecekan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. [AndroidSeluler/Jt]

You May Also Like

About the Author: Sr. Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *