Kombinasi Google Asistant Dan Google Lens Menghasilkan 3 Keunggulan Dibanding Samsung Bixby

3 keunggulan Dibanding Samsung Bixby Tercipta Dari Kombinasi Google Asistant Dan Google Lens, AndroidSeluler.com ~  pada acara Google I/O 2017 telah diumbar ada pembaruan untuk Google Assistant, salah satunya adalah asisten digital tersebut sudah terintegrasi dengan teknologi anyar yang dinamai Google Lens. Pada prinsipnya kombinasi Google assistant dan Google Lens menghasilkan kemampuan yang serupa dengan asisten digital Bixby buatan Samsung.

Keduanya sama-sama memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk memberikan informasi lebih tentang objek yang dipotret. Misalnya saja ketika membidik plang sebuah restoran. Tak sekedar visual yang terhimpun, tetapi juga informasi lain seperti rating dan harga makanan direstoran tersebut.

Dikabarkan Product Management Director Google Assistant, Gummi Hafsteinsson enggan disamakan dengan Bixby atau asisten digital lain yang beredar di pasaran. Karena diklaim Setidaknya ada tiga keunggulan Google Assistant dibandingkan Bixby  yaitu:

1. Google Assistant Memiliki Masa yang lebih luas

Pertama Google Assistant memiliki cakupan masa yang lebih luas karena menyasar pengguna Android secara keseluruhan. Sementara Bixby sejauh ini hanya bertengger pada lini smartphone Samsung yang notabene cakupan nya lebih kecil. “Saat ini kami sudah membangun Google Assistant untuk 100 juta pengguna Android. Tentu saja kami akan lebih unggul dalam skala cakupan pasar,” ujar Hafsteinsson. Diketahui pengguna Android secara keseluruhan dilaporkan sebanyak 2 miliar. artinya meski mendominasi pasar, Google assistant masih harus berekspansi ke lebih banyak pengguna untuk benar-benar menyebut diri sebagai layanan satu untuk semua.

2. Google Assistant Akan Mengolaborasi Berbagai Perangkat

Kedua, Google Assistant kedepannya tak hanya bertengger secara terpisah di smartphone dan Google Home, tetapi mengolaborasikan berbagai perangkat sehingga bisa dibilang sebagai realisasi Internet of Things (IoT). Google juga tengah bekerja sama dengan beberapa brand kawakan untuk memboyong fungsi Google Assistant ke ranah yang lebih luas.Dua diantara brand yang dimaksud adalah Sony dan JBL.

3. Google Assistant Dibuat Berbasis Metode Machine Learning Unik

Yang terakhir Google assistant dibangun berbasis metode machine learning yang unik dari Google. Meski asisten digital lain juga memanfaatkan machine learning dan artificial inteligence, Hafsteinsson yakin dengan kekuatan pada keunikan sistem Google. dalam waktu dekat ini juga Google Assistant akan menambahkan beberapa tambahan bahasa namun sayangnya belum termasuk bahasa Indonesia.

Baca juga:

Itulah pembeda yang mereka klaim sebagai pembeda dengan samsung bixby. Bagaimana pendapat anda? [ AndroidSeluler/Bw]

You May Also Like

About the Author: Sr. Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *