Perbedaaan Antara Sleep Mode dengan Hibernate Mode, Efektif Mana ya?

Perbedaaan Sleep Mode dengan Hibernate Mode, AndroidSeluler,com ~Bagi pengguna laptop atau PC biasanya menggunakan fitur sleep atau hibernate jika sedang tidak dipakai namun akan memakainya kembali di waktu tertentu. Dengan dua fitur tersebut anda tidak perlu shut down yang memerlukan proses booting closing ataupun starting yang memakan waktu.

Kebiasaan lain para pengguna adalah menutup laptop yang mana akan otomatis masuk ke Sleep Mode yang berguna untuk menghemat baterai dan secara instan langsung bisa digunakan ketika dibuka kembali.

Tetapi coba perhatikan kedua fitur tersebut terlihat bukan? dari namanya saja sama-sama ‘tidur’. namun jika sama kenapa developer membuatnya menjadi dua , tentu ada hal yang membedakan diantara keduanya.

Nah untuk itu, kali ini kami akan memberikan sedikit informasi antara perbedaan antara sleep mode dengan hibernate, lalu lebih efektif yang mana? yukTemukan jawabannya di bawah ini

Perbedaaan Antara Sleep Mode dengan Hibernate Mode

Sleep Mode

Ketika menggunakan Sleep Mode, PC atau laptop akan masuk ke mode penghematan energi. Mengapa bisa menghemat energi? Karena semua power selain RAM akan dihentikan sampai digunakan kembali seperti layar, Hard Drive, dan apapun yang terhubung pada ports seperti Card Reader, Flash Disk, hingga HDD external.

RAM akan tetap mendapatkan power karena masih digunakan untuk penyimpanan dokumen, pengaturan, data, dan lainnya yang tersimpan sementara di RAM. Walaupun begitu, tetap sebaiknya selalu simpan semua pekerjaan anda sebelum masuk ke Sleep Mode untuk menghindari kehilangan data.

Hibernate Mode

Hibernate Mode merupakan salah satu fitur yang bisa anda temukan OS Windows dan Linux. Cara kerjanya mirip dengan Sleep Mode, tetapi yang membedakan adalah jika pada Sleep Mode, power ke RAM akan tetap ada. Pada Hibernate Mode, semua power termasuk ke RAM akan dihentikan.

Semua data tidak akan tersimpan di RAM tetapi akan disimpan di Hard Drive, hal ini akan meminimalisir resiko kehilangan data karena power failure. Hibernate Mode sama efektifnya seperti mematikan PC atau laptop anda.

Untuk keluar dari Hibernate Mode, cukup tekan tombol Power. Data dari Hard Drive akan kembali ke RAM untuk ditampilkan. Perbedaannya dengan Sleep Mode akan terasa ketika proses start up yang cukup lama ketika Hibernate Mode dibanding Sleep Mode.

Untuk mengetahui lebih efektif yang mana tetap bergantung pada aktifitas yang sedang anda jalani. Sleep Mode akan lebih cepat dalam start up tetapi Hibernate Mode akan lebih aman ketika terjadi power failure.

Jadi yang mana pilihan anda? Tulis jawabanya di komentar ya. Terimakasih.semoga bermanfat. [AndroidSeluler/Jt]

You May Also Like

About the Author: Sr. Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *